onlyindianporn.net sunny leone javlibrary.pro freeindianporn.mobi rajwap javidol.org videos xxx freejavporn.mobi javpussy.net borwap.pro sfico.info porn video xxnx xlxx.pro 2beeg.mobi

Kontribusi SMARTernak dalam Integrated Cattle and Oil-Palm Production (ICOP) Conference 2019

By | Events | No Comments

Jakarta, 23 Oktober 2019 – SMARTernak turut menghadiri Integrated Cattle and Oil-Palm Production (ICOP) Conference 2019 yang diprakarsai oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Indonesia (BPPT) bersama dengan Kemitraan Indonesia-Australia tentang Ketahanan Pangan di Sektor Daging Merah dan Sapi (Partnership) sebagai forum untuk mendiskusikan peluang dan tantangan di sekitar integrasi sapi dan kelapa sawit, dan untuk mendorong kolaborasi dan investasi lebih lanjut dalam mempromosikan integrasi sapi dan kelapa sawit yang menguntungkan.

ICOP Conference 2019 Committee Report by Deputy Chairman of Agroindustry and Biotechnology BPPT

ICOP 2019

Acara ini menyediakan forum pertukaran pengetahuan untuk membahas peluang dan tantangan seputar integrasi sapi dan kelapa sawit, serta untuk mendorong kolaborasi dan investasi lebih lanjut dalam mempromosikan integrasi sapi dan kelapa sawit yang menguntungkan. Selain itu, untuk mengikuti perkembangan teknologi, konferensi ini memperkenalkan pendekatan dan teknologi baru yang terkait dengan implementasi integrasi sapi dan kelapa sawit.

Hingga pada akhirnya, dari diadakannya konferensi ini, dapat diperoleh rekomendasi kebijakan dan implementasi pada integrasi sapi dan kelapa sawit dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemerintah, industri peternakan, perkebunan kelapa sawit swasta, serta perusahaan milik negara (BUMN).

Business Model, Logistics, and the Management of Cattle Oil-Palm Integration

Peserta

ICOP Conference 2019 mengundang para peneliti, pejabat pemerintah dan praktisi industri untuk secara aktif berpartisipasi dan terlibat dalam berbagai diskusi untuk mempromosikan integrasi sapi dan kelapa sawit yang menguntungkan. Diskusi akan didasarkan pada penelitian formal dan terapan dari lembaga penelitian dan universitas, serta praktik dari operator komersial, peternakan, dan perkebunan yang telah menjalankan integrasi sapi dan kelapa sawit untuk memberikan pengamatan dan temuan dari pengalaman dan operasional bisnis.

SMARTernak yang merupakan perangkat manajemen ternak berbasis IoT (Internet of Things) dari DycodeX , terpilih sebagai salah satu inovator termutakhir di bidang peternakan maupun integrasi sapi. Bersama inovator dan penyedia layanan lainnya, SMARTernak berpatisipasi dalam sesi PASAR SISKA pada ICOP Conference 2019. PASAR SISKA adalah platform interaksi antara peserta conference dari kelompok akademisi dan industri peternakan maupun kelapa sawit dengan inovator maupun penyedia layanan termutahir di bidang peternakan maupun integrasi sapi dan kelapa sawit.

SMARTernak contributed as innovator at PASAR SISKA session, ICOP Conference 2019

Our team explaining SMARTernak at PASAR SISKA Session to one of ICOP Conference participant.

“Diharapkan hasil dari ICOP Conference 2019, sektor peternakan sapi di Indonesia terlebih pada integrasi kelapa sawit yang masih konvensional agar dapat didigitalisasi dan menjadi peluang investasi baru” Ir. Wisnu Wijaya Soedibjo, MM – Deputi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

 

Ruang Temu Pegiat LoRa dan Industri

By | Events, Media Coverage, News, Press Release | No Comments

Yuslinda Nasution selaku Presiden Direktur EMTEK secara resmi membuka Indonesia LoRa Conference 2019

Dibuka oleh Yuslinda Nasution selaku Direktur Emtek, Indonesia LoRa Conference merupakan konferensi tahunan mengenai LoRa yang didukung secara resmi oleh Semtech dan diselenggarakan oleh Makestro berkolaborasi dengan Asosiasi IoT Indonesia berhasil dilangsungkan pada 14 Agustus 2019 bertempat di Function Hall Emtek-Jakarta Barat. Acara ini diselenggarakan guna mendukung ekosistem LoRa, sekaligus menjadi kesempatan yang mempertemukan pegiat teknologi, pelaku industri, dan juga pengguna teknologi LoRa.

Ir. Mochamad Hadiyana, M. Eng selaku Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika (KOMINFO) sosialisasi regulasi teknis Long Power Wide Area (LPWA) yang diterbitkan oleh KOMINFO di Indonesia LoRa Conference 2019

Dengan mengusung tema acara mengenai sosialisasi regulasi teknis dari Long Power Wide Area (LPWA) yang diterbitkan oleh KOMINFO dan dihadiri secara langsung oleh Ir. Mochamad Hadiyana, M. Eng selaku Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika (KOMINFO), Indonesia LoRa Conference 2019 berhasil menggaet lebih dari 100 Peserta.

Andri Yadi selaku President of Makestro

“Ini adalah kali ke-dua kami menyelenggarakan LoRa Conference. Harapannya, LoRa Conference menjadi kesempatan bagi para pegiat LoRa dan juga industri terkait yang memerlukan insight-insight seputar LoRa dan IoT bisa bersinergi.” ungkap Andri Yadi selaku President of Makestro.

Selain mendapatkan informasi mengenai regulasi teknis Long Power Wide Area (LPWA) yang diterbitkan oleh KOMINFO, para Peserta juga mendapatkan ilmu mengenai IoT dan LoRa dari Teguh Prasetya, Hari Venkatesh, Andy Wong, Grace Yang, Leo Xie, Ruslan Rustam, Max Sun, Eko Susilo Harjo, dan Andri Yadi

PT. Multi Kontrol Nusantara

PT. Wahana Solusi Pintar

Telkom Indonesia

Indonesia LoRa Conference 2019 juga menjadi kesempatan bagi para pelaku industri yang sudah menggunakan LoRa untuk bisa mengenalkan langsung produknya. Industri dari Tanah Air yang sudah mengaplikasikan LoRa untuk produknya adalah Telkom Indonesia, Multi Kontrol Nusantara, Wahana Solusi Pintar, dan DycodeX. Tak ketinggalan juga pelaku industri LoRa dari luar negeri yang turut berpartisipasi, yaitu DTDS, RisingHF, TÜV Rheinland, dan KiwiTech. LoRa Conference memberikan ruang kepada para pelaku industri LoRa baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk berbagi informasi dalam bentuk seminar dan juga pameran produk berbasis LoRa. 

Info lebih lanjut mengenai Indonesia LoRa Conference 2019, bisa menghubungi:

Valencia Mega Stefany

Humas DycodeX

valencia.stefany@dycode.com

Solusi Nyata Peternakan Berbasis Teknologi

By | Events, Livestock Farming, News, Press Release | No Comments

Expo Peternakan Jawa Barat 2019 dibuka oleh Bupati Indramayu H. Supendi, M.SI

Expo Peternakan Jawa Barat 2019, yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, akan dilangsungkan dari 23 Juli 2019 hingga 24 Juli 2019 di Desa Puntang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.Expo Peternakan yang rutin diadakan setiap tahun ini diharapkan mampu mengembangkan potensi peternakan. 

DycodeX diberikan kesempatan oleh DKPP Jawa Barat untuk berpartisipasi diExpo Peternakan Jawa Barat 2019 dan memberikan informasi serta solusi bagi Peternak melalui produknya yang bernama SMARTernak. 

SMARTernak merupakan salah satu produk DycodeX untuk Precision Livestock Farming (PLF) berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI). Dilengkapi dengan konektivitas Low Power Wide Area (LPWA) dengan menggunakan LoRa atau NB-IoT, SMARTernak bisa digunakan oleh Peternak untuk memantau lokasi dan kesehatan ternak secara real time.

Andri Yadi selaku Co-founder dan CEO DycodeX menjelaskan tentang SMARTernak di Expo Peternakan Jawa Barat 2019

“SMARTernak bertujuan untuk memberikan pengalaman lebih kepada Peternak dalam mengelola peternakannya dengan cara memberikan prediksi kegiatan ternak dan saran penanganan kepada peternak dengan teknologi AI. Website dan aplikasi ponsel SMARTernak kami rancang untuk bisa memberikan pantauan secara real time. Notifikasi tersebut akan langsung terhubung ke gadget Peternak. Sehingga, bisa membantu Peternak dalam membuat keputusan pengelolaan peternakan.” jelas Andri Yadi selaku  Co-founder dan CEO DycodeX. 

Semenjak peluncuran perdananya, SMARTernak mengalami peningkatan performa teknologi dan solusi. 

“Jika sudah menggunakan SMARTernak, Peternak akan lebih mudah untuk memantau kegiatan ternak, berat ternak, hingga kondisi kesehatan ternak. Ketika ternak sudah mencapai berat yang sudah ditentukan oleh Peternak melalui dashboard, maka SMARTernak akan menginformasikan kepada Peternak. Selain itu juga, SMARTernak akan menginformasikan ke Peternak apabila ternak mengalami perubahan nafsu makan.” jelas Ria Sri Rahayu sebagai Operation Lead DycodeX. 

Kunjungan Bupati Indramayu di booth DycodeX pada Expo Peternakan Jawa Barat 2019 2019

Bekerjasama dengan Jabar Digital Service, DycodeX terpilih sebagai satu-satunya startup teknologi untuk memberikan solusi berbasis teknologi di sektor peternakan dalam program Desa Digital yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Melalui program Desa Digital tersebut, gap ekonomi diharapkan bisa diminimalisir. 

 

Info lebih lanjut mengenai SMARTernak, bisa menghubungi:

Valencia Mega Stefany

Growth Hacker DycodeX

valencia.stefany@dycode.com

Dycodex Pamerkan Produk di Indonesia Industrial Summit 2019

By | Asset Tracking, Business, Events, Industrial IoT | No Comments

DycodeX kembali berkesempatan untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai berbagai produk berbasis Internet of Things (IoT) dalam acara Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 yang digelar oleh Kementerian Perindustrian pada tanggal 15-16 April 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Acara ini sendiri bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perjalanan peta jalan “Making Indonesia 4.0” selama satu tahun belakangan ini. Pada tahun ini tema acara yang diusung Kemenperin adalah “Implementasi Making Indonesia 4.0 Menuju Negara 10 Besar Ekonomi Dunia”. Pameran ini sekaligus sebagai ajang kesiapan perusahaan dan industri dalam menyambut Industri 4.0.


Pada pameran kali ini DycodeX memamerkan beberapa produk unggulan seperti SMARTernak, Smarterbike, Alora, DytraX, dan juga ESPectro32 v2. Tak hanya untuk memamerkan produk-produk unggulan kami, namun DycodeX juga membantu menyediakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk produk Batik Analyzer yang digagas bersama DyCode, Balai Besar Kerajinan Batik (BBKB) dan Kementerian Perindustrian.

Sambutan terhadap produk-produk DycodeX cukup tinggi terlihat dari banyaknya pengunjung yang menyambangi booth kami diantaranya adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang terlihat antusias melihat dan mendengar langsung penjelasan mengenai berbagai produk kami. DycodeX sebagai salah satu perusahaan dalam industri Internet of Things (IoT) berharap akan selalu mampu berkontribusi dan berinovasi dalam menghadapi Industri 4.0.

DycodeX Temui Balai Besar Kerajinan dan Batik Jogjakarta Bahas Pengembangan Aplikasi Analisis Batik Berbasis Artificial Intelligence

By | Industrial IoT | 2 Comments

Jogjakarta, 15 Februari 2019 — DycodeX bertemu dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Jogjakarta. Diselenggarakan di kantor BBKB di Jl. Kusumanegara No.7, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, pertemuan ini membahas kerjasama DycodeX dengan BBKB dalam pengembangan aplikasi analisis batik dengan menggunakan teknologi berbasis AI.

Andri Yadi, CEO DycodeX, mengaku bangga telah dipercaya BBKB untuk membuat aplikasi dalam negeri yang mampu memajukan industri kerajinan tradisional batik. “Sebagai salah satu perusahaan pengembang teknologi dalam negeri, terpilihnya DycodeX oleh BBKB untuk mengembangkan aplikasi ini tentunya menjadi sebuah kehormatan karena kami membantu melestarikan budaya Indonesia di era Industri 4.0.”

Dikembangkan dengan teknologi Artificial Intelligence (AI), aplikasi analisis batik ini bertujuan untuk secara otomatis membedakan mana batik yang dibuat secara tradisional oleh pengrajin atau dicetak secara modern di pabrik. Dikembangkan untuk smartphone, pengguna dapat menggunakan kamera ponselnya dan mengambil foto sebuah kain batik untuk mengetahui apakah batik tersebut dibuat atau dicetak.

Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat, aplikasi analisis batik dibekali dengan sistem deep learning yang mempelajari pola batik dari sampel. Menggunakan library open source TensorFlow, sampel yang digunakan adalah 1000 kain batik yang difoto secara manual oleh BBKB Jogjakarta.

“Batik sebagai warisan budaya khas Indonesia wajib dilestarikan dan menggunakan teknologi adalah langkah yang tepat,” Andri Yadi menambahkan. “Aplikasi analisis batik yang kami kembangkan bekerjasama dengan BBKB dan Kemenperin ini diharapkan dapat menempatkan batik di posisi yang relevan, terutama di Industri 4.0,” tutupnya.

DycodeX Discusses Possible Hardware Component Production Cooperation with Murata Manufacturing Co., Ltd.

By | News | No Comments

DycodeX receives representatives from the Japan-based, Murata Manufacturing Co., Ltd. (Murata Manufacturing) at DyPlex, Bandung to discuss about possibilities for cooperation in IoT production.

 Murata Manufacturing is a Kyoto, Japan-based manufacturer that is primarily involved in the production of ceramic passive electronic components, primarily capacitors, as well as ceramic filters, high-frequency parts, and sensors.

DycodeX meets Japan-based Murata Manufacturing Co. Ltd.

As one of the country’s leading IoT enablers, DycodeX is always open to cooperate with worldwide companies to expand possibilities for IoT development in Indonesia. Establishing a cooperative relationship with Murata Manufacturing Co., Ltd. allows us to explore the highest standards in component design and manufacturing.


For business inquiries regarding DycodeX’s IoT products or exploring custom IoT projects, kindly send us an email at x@dycode.com.

DycodeX in 2018: A Year in Review

By | News | No Comments

Welcome, 2019! 2018 has been an exciting year for us. As the leading IoT company in Indonesia, DycodeX has achieved notable milestones this year, from our product being featured in a global, Google-sponsored stage to DycodeX as the only IoT company representing Indonesia in an MoU signing at BIMP-EAGA cooperation.

As the year is coming to a close, there is no better time for us to showcase our achievements for the year and share them with you. To do so, we’ve prepared a special page so you can have a look in one convenient timeline.

Take a look at our 2018 Milestone here.

DycodeX Takes SMARTernak to Google Demo Day Asia

DycodeX CEO Andri Yadi at Google Demo Day Asia.

In 2018, DycodeX is proud to have pushed our boundaries and achieved new milestones that ever in the field of IoT. This year, we represented Indonesia in Google Demo Day Asia, one of the world’s largest startup pitching event.

Read more

DycodeX CEO Andri Yadi shares his personal account on the challenges and excitement of taking SMARTernak to the grand stage of Google Demo Day Asia. Click the photo below to read more.

DycodeX Representing Indonesia at the BIMP-EAGA 6th ICT Cluster Meeting

DycodeX Representing Indonesia’s IoT Industry at BIMP-EAGA 6th Cluster Meeting.

DycodeX has signed an MoU with BIMP-EAGA (Brunei, Indonesia, Malaysia the Philippines and Timor Leste – East ASEAN Growth Area) for IoT Technology Cooperation.

Read more

Representing Indonesia’s IoT Industry to the President of Republic of Indonesia, Joko Widodo

DycodeX meeting with the President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo.

DycodeX represented the Indonesia’s IoT Industry to the President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo at “Leaders of Tomorrow” event at BCCF Simpul Space Braga, Bandung, West Java.

[Read more]

Supporting RIoT 2018 as Official Technology Partner

DycodeX supporting RIoT 2018 as Official Technology Partner.

DycodeX has also supported Republic of IoT (RIoT) 2018, the largest IoT makers event in Indonesia, as the Official Technology Partner.

Read more

Thank you for being a part of our wonderful, experience-filled journey of 2018. Now, hop along on our train in 2019 as we will have much more to offer to the Indonesian IoT industry with our latest products and innovations.

CEO DycodeX Andri Yadi Terpilih Sebagai Wakil Ketua Asosiasi IoT Indonesia

By | News | No Comments

The first National Conference of Indonesian IoT Association (ASIoTI) with Rudiantara, Indonesian Minister of Telecommunication and Informatics

Jakarta, 13 Desember 2018 — Teguh Prasetya, CEO Alita dan penggagas Indonesia IoT Forum, serta Andri Yadi, CEO DycodeX, kini masing-masing telah resmi menjabat sebagai Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia. Peresmian jabatan ini disahkan di Musyawarah Nasional I ASIoTI di Jakarta, 13 Desember 2018, di mana jajaran kepengurusan dan dewan pengawas juga ikut diresmikan.

Andri Yadi, Wakil Ketua Umum ASIoTI, bangga bisa menjadi bagian dalam mengukuhkan industri dan ekosistem IoT Indonesia. “Kini Indonesia telah memiliki entitas formal dan legal untuk menciptakan dan menumbuhkan industri dan ekosistem IoT,” ujar Andri Yadi. “ASIoTI diharapkan dapat membantu melindungi pemain-pemain dan pasar lokal, mensertifikasi dan menstandardisasi, serta memperkuat hubungan dengan pemerintah. Semua ini adalah langkah untuk mendukung visi Making Indonesia 4.0 dengan bantuan IoT.”

Teguh Prasetya (right) as the Chairman of ASIoTI and Andri Yadi from DycodeX as the Deputy Chairman.

Asosiasi IoT Indonesia diharapkan akan menjadi payung yang mewadahi pergerakan industri dan ekosistem IoT di Indonesia. Berdirinya ASIoTI akan berfokus pada empat pilar, yaitu standarisasi infrastruktur, sertifikasi makers dan produk, menaikkan kewaspadaan terhadap IoT. Keempat pilar ini ditujukan untuk mendukung program Making Indonesia 4.0.

Sebagai perusahaan yang berpengalaman 4 tahun dalam industri IoT Indonesia, DycodeX menyambut baik peresmian jajaran kepengurusan ASIoTI. Dari kacamata bisnis, ASIoTI akan mampu merangkul pelaku IoT di Indonesia agar berani untuk menjadikan IoT sebagai bisnis inti, sehingga IoT berkembang menjadi bisnis yang menguntungkan dengan didampingi regulasi-regulasi yang adil bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Kemenperin dan Pegiat Industri Kukuhkan Asosiasi IoT Indonesia (ASIoTI)

By | News | No Comments

Pengukuhan Asosiasi IoT Indonesia (ASIoTI) di Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Jakarta, 10 Desember 2018 — Kemenperin bersama DycodeX dan 16 pelaku industri IoT Indonesia resmi kukuhkan Asosiasi IoT Indonesia (ASIoTI) di Kantor Kementerian Perindustrian, DKI Jakarta.

Asosiasi IoT Indonesia adalah sebuah badan independen yang didirikan bersama oleh 10 pegiat IoT di Indonesia dan didukung oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian. Berdirinya badan IoT resmi pertama di Indonesia ini akan berfokus pada empat pilar, yaitu standarisasi infrastruktur, sertifikasi sumber daya, sertifikasi produk, menaikkan kewaspadaan terhadap IoT. Keempat pilar ini ditujukan untuk mendukung program Making Indonesia 4.0.

CEO DycodeX Andri Yadi, salah satu penggagas ASIoTI, mengutarakan optimismenya terhadap kemajuan industri IoT di Indonesia melalui asosiasi ini. “Tentunya saya menyatakan posisi mendukung terhadap pendiriannya. Pada dasarnya, asosiasi yang aspiratif dan akomodatif akan berdampak positif bagi industri dan ekosistem. Hubungan dengan pemerintah juga akan semakin formal dan kuat, sehingga aspirasi anggota akan bisa diperjuangkan lebih mudah ke tataran regulator.”

ASIoTI Mendukung IoT Sebagai “Core Business”

Dari sisi bisnis, dengan adanya Asosiasi IoT Indonesia, pelaku IoT di Indonesia diharapkan tak lagi takut untuk menjadikan IoT sebagai “core business”, seperti yang sudah digeluti DycodeX selama 4 tahun dalam industri ini. Masalah-masalah terkait IoT terkait bisnis dan industri akan ditelaah dan dikaji. Salah satunya yang terbesar yang akan dibahas nantinya di ASIoTI adalah soal konektivitas dan mengenai isu pengabsahan regulasi pendukungnya.

Musyawarah nasional ASIoTI, di mana ketua asosiasi nantinya akan dipilih dan ditentukan, akan diselenggarakan untuk pertama kali pada Kamis, 13 Desember 2018.

DycodeX Supporting Republic of IoT 2018 as Official Technology Partner

By | Press Release | No Comments

Jakarta, 27 November 2018 — DycodeX is supporting Republic of IoT (RIoT) 2018, Indonesia’s largest Internet of Things makers event, as the Official Technology Partner. RIoT 2018 was held in Senayan City, 2nd floor on 24-25 November 2018 by Makestro and Infia Pariwara, in collaboration with the Indonesian Ministry of Communication and Informatics and powered by XL Axiata via their XL Business Solutions arm.

Andri Yadi, Semuel Abrijani Pangerapan, Kirill Mankovski at RIoT 2018 opening ceremony.

For RIoT 2018, DycodeX provided the technology for kits used by the 30 teams competing in the IoT challenge, ESPectro32 v2 and NB-IoT Backpack.

DycodeX booth at RIoT 2018 on closeup.

Andri Yadi, DycodeX CEO, is not shy in expressing his excitement in supporting one of Indonesia’s largest IoT makers event. “RIoT 2018 is a landmark in the Indonesian IoT industry because the community, stakeholders, and government gather in one place to discuss the next steps necessary to advance IoT in the country,” Andri remarked. “As the official technology partner for RIoT 2018, DycodeX is proud to design and develop IoT technologies that are being used by local makers in their projects. We hope we can sow the seeds for what’s to come in the local IoT industry. ”

SMARTernak with NB-IoT and more on display at DycodeX booth

The DycodeX booth in RIoT 2018 showcased a lineup of our latest industry products. One of the highlights is SMARTernak, which has now been improved with NB-IoT connectivity. SMARTernak is an IoT and AI-based precision livestock farming device that allows cattle farmers to easily monitor cattle location and well-being.

DycodeX also showcased Panic Button, a personal safety enhancement device that allows fast contact with emergency personnels; as well as DyXon, an experimental personal assistant device.

DycodeX Booth at RIoT 2018.

DycodeX is proud to be one of the Internet of Things industry in Indonesia is entering a new, progressive phase, with many communities and hobbyists beginning to grow to find ways to start businesses by making new startups. As the leading IoT and maker movement enabler in Indonesia, DycodeX’s support in making RIoT 2018 come true is a step forward in advancing the Indonesia IoT industry in order to embrace Making Indonesia 4.0.